Amerika Serikat

Negara Adidaya Amerika Serikat

Mike PortalNegara Amerika Serikat merupakan salah satu negara yang terletak di benua Amerika. Negara Amerika Serikat yang dalam bahasa Inggris disebut United States of America (USA) dikenal sebagai negara superpower atau negara adidaya. Hal ini dikarenakan Amerika Serikat memiliki peranan penting dalam kehidupan bernegara di muka bumi ini. Negara yang sering disebut negeri Paman Sam ini dipimpin oleh seorang presiden.

Negara Amerika Serikat berbentuk republik federal yang terdiri atas 50 negara bagian dan sebuah distrik federal. Dua negara bagian Amerika Serikat berada di luar kawasan Amerikan Serikat, yaitu Alaska di utara Kanada dan Hawaii di kawasan pasifik.

Secara geografi, Amerika Serikat berbatasan langsung dengan Meksiko dan Teluk Meksiko di sebelah selatan, dengan Kanada di sebelah utara, dengan Samudera Pasifik di sebelah barat, dan berbatasan dengan Samudera Atlantik di sebelah timur.

Negara yang beribu kota di Washington DC ini menjadi negara merdeka setelah memproklamasikan diri dari penjajahan Britania Raya pada 4 Juli 1776. Saat ini, presiden yang memimpin Amerika Serikat ini adalah seorang presiden keturunan Afro Amerika pertama, yaitu Barrack Obama.

Sejarah Negara Amerika Serikat

Sebelum bangsa Eropa datang ke Benua Amerika, benua ini dihuni penduduk asli yang bernama Indian. Namun, semakin gencarnya invasi yang dilakukan bangsa Eropa di kawasan benua ini, populasi penduduk suku Indian semakin menurun drastis.

Sejarah terbentuknya Amerika Serikat diawali dengan terbentuknya 13 koloni bekas penjajahan Inggris setelah deklarasi kemerdekaan pada 4 Juli 1776. Awalnya, struktur politik Amerika Serikat adalah sebuah kofederasi. Namun, setelah terbentuknya Konstitusi Amerika Serikat, koloni-koloni tersebut sepakat untuk membentuk sebuah negara federasi.

Pada abad ke-19, kekuatan negara Amerika Serikat mulai meluas ke seluruh kawasan Amerika Utara. Dengan mengandalkan kekuatan militer, lobi diplomasi, dan sedikit paksaan, Amerika Serikat berhasil memperoleh negara bagian lainnya, baik di dalam negara maupun di luar negara.

Negara bagian yang diperoleh antara lain Louisiana yang dibeli dari Perancis dan Alaska yang dibeli dari Rusia. Selain itu, Amerika Serikat pun merebut daerah milik Meksiko, yaitu New Meksiko, Texas, dan California setelah Perang Meksiko-Amerika Serikat.

Semakin banyaknya negara bagian yang dimilik Amerika Serikat mengakibatkan pertentangan antara negara bagian di kawasan utara dan negara bagian yang berada di kawasan selatan. Pertentangan yang terjadi mengenai masalah hak-hak negara bagian.

Akhirnya, pertentangan yang terjadi ini menimbulkan Perang Saudara Amerika. Perang Saudara tersebut terjadi pada 1860. Dari perang saudara itu, negara bagian dari kawasan utara ini berhasi menang dan mempertahankan persatuan negara.

Amerika Serikat memiliki sejarah kelam mengenai perbudakan. Dalam perbudakan ini, golongan kulit hitam dianggap sebagai golongan warga kelas dua di bawah golongan kulit putih. Diskirminasi terhadap warna kulit ini pun merupakan salah satu penyebab terjadinya Perang Saudara. Perang Saudara yang menjadi bagian sejara AS ini terjadi pada 1861-1865.

Bicara soal peperangan, Amerika Serikat termasuk negara yang aktif dalam peperangan yang pernah terjadi di dunia ini. Perang-perang besar yang melibatkan Amerika Serikat antara lain Perang Dunia I dan Perang Dunia II. Pada era 1960-an, Amerika Serikat pun terlibat Perang Dingin dengan salah satu kekuatan besar di dunia, yaitu Uni Soviet (Rusia) yang dipengaruhi komunisme.

Untuk membendung penyebaran paham komunisme di Asia, Amerika Serikat ikut berperan aktif melawan Uni Soviet, misalnya dalam Perang Korea dan Perang Vietnam. Setelah Uni Soviet pecah, Amerika Serikat tumbuh menjadi sebuah negara yang memiliki kekuatan dalam bidang ekonomi, militer, budaya, dan politik.

Politik, Ekonomi, dan Pendidikan di Negara Amerika Serikat

Negara yang sekarang dipimpin oleh Barrack Obama ini merupakan negara dengan sistem demokrasi konstitusional. Sistem demokrasi konstitusional ini memiliki sistem three tier dan institusi kehakiman yang bebas dari tekanan.

Amerika Serikat pun menggunkan sistem federalisme. Sistem federalisme ini membagi kekuasanan antara negara pusat dengan negara bagian. Dalam sistem federalisme ini, negara pusat memiliki kewenangan untuk mencetak uang dan kewenangan mengenai kebijakan pertanahan. Sementara itu, negara bagian memiliki kewenangan untuk menentukan hak dan undang-undang.

Di Amerika Serikat, rakyat yang telah berumur 18 tahun berhak untuk memilih. Perlu diketahui bahwa pemilu presiden di Amerika Serikat diadakan setiap 4 tahun sekali. Selain pemilu presiden, di Amerika Serikat pun ada pemilu paruh waktu. Pemilu paruh waktu ini berlangsung pada masa pertengahan masa jabatan presiden. Dalam pemilu paruh waktu ini, yang dipilih adalah anggota dewan perwakilan dan senator dari setiap negara bagian.

Bicara soal ekonomi, negara yang memiliki motto In God We Trust memiliki sistem ekonomi kapitalis. Bisa dikatakan bahwa ekonomi Amerika Serikat merupakan salah satu ekonomi yang terpenting di dunia sehingga banyak negara di dunia yang menjadikan dolar Amerika Serikat sebagai patokan nilai tukar mata uangnya. Artinya, nilai mata uang dari suatu negara itu ditentukan oleh dolar Amerika Serikat.

Amerika Serikat memiliki sumber daya mineral yang kaya. Mineral yang terkadung di Amerika Serikat antara lain emas, minyak, batu bara, dan uranium. Selain sumber daya mineral, Amerika Serikat pun terkenal dengan bidang pertaniannya. Bidang pertanian yang menjadi andalan Amerika Serikat antara lain jagung, gandum, gula, dan tembakau. Sementara itu, dalam bidang teknologi, negeri Paman Sam ini dikenal juga sebagai negara produsen mobil, pesawat terbang, dan alat elektronik.

Berbicara soal pendidikan, pendidikan publik dijalankan oleh negara dan pemerintah daerah yang diatur Departemen Pendidikan. Anak-anak di Amerika Serikat diwajibkan untuk memasuki pendidikan pada umur 6 tahun atau 7 tahun. Pendidikan dasar di Amerika Serikat seperti di Indonesia yang terdiri dari 3 jenjang, yaitu Elemetary School (SD/TK), Junior High School (SMP), dan High School (SMA).

Amerika Serikat memiliki banyak lembaga pendidikan tinggi swasta dan publik yang kompetitif. Diperkirakan, sebanyak 84% penduduk Amerika Serikat lulus dari High School (SMA), 52% masuk atau melanjutkan ke perguruan tinggi, 27% lulus sarjana, dan 9% meperoleh gelar sarjana muda. Dengan pendidikan yang merata dan berkualitas, hampir dipastikan tidak ada penduduk Amerika Serikat yang buta huruf.

Geografi dan Demografi di Negara Amerika Serikat

Negara yang memiliki kota terbesar di New York ini termasuk negara terbesar ketiga di dunia. Luas wilayah yang sekitar 9,38 juta km persegi ini terdiri dari berbagai macam keadaan geografi. Misalnya, di pesisir timur ada padang rumput, Sungai Mississippi-Missouri, Pegununan Rocky di bagian barat, danau Ontario di bagian utara, dan danau Michigan di bagian utara.

Berbicara soal demografi atau penduduk, mayoritas penduduk Amerika Serikat merupakan keturunan imigran dari Eropa, misalnya imigran dari Jerman, Inggrism Skotlandia, Irlandia, dan Italia. Selain itu, akhir-akhir ini, banyak imigran yang berasal dari kawasan Amerika Latin. Di Amerika Serikat pun, banyak imigran Afro Amerika. Sementara itu, penduduk Asia-Amerika terdiri dari sepertiga penduduk Amerika Serikat. Penduduk Asia-Amerika sebagian berdomisili di pesisir barat.

Nah, itulah secara garis besar profil negara Amerika Serikat. Semoga informasi mengenai Amerika Serikat ini bisa menambah pengetahuan Anda. Selamat membaca!

Love to hear what you think!