RakuRaku, Ponsel Khusus untuk Kakek-Nenek

Meski sudah berumur, bukan berarti para manula tak diperbolehkan bergaya dengan smartphone. Terlebih, sudah ada khusus ponsel pintar yang didesain untuk digunakan kakek-nenek ini.

RakuRaku -- demikian nama ponsel besutan Fujitsu ini. Lantaran dibuat khusus bagi para orang tua, tentu RakuRaku memiliki desain spesial ketimbang smartphone pada umumnya di pasaran.

Perangkat ini mengusung layar sentuh yang didalamnya telah disiapkan beragam tombol virtual dan fisik dengan ukuran ekstra besar. Tentu saja hal ini untuk memudahkan para manula ketika menggunakannya, baik itu untuk menekan tombol atau membaca tentang apa yang muncul di layar.

Sisi tampilan atau user interface di RakuRaku juga telah dikustomisasi untuk mengakomodir pengguna yang sudah tidak muda lagi itu.

Jika dilihat user interface-nya sekilas mirip gaya metro yang ada di Windows 8 dengan tombol virtual kotak-kotak. Padahal Raku-Raku mengusung OS Android.

Perangkat ini menurut rencana akan dirilis pada bulan Agustus mendatang di Jepang. Kemudian berlanjut disebar ke negara-negara lain dalam waktu yang belum ditentukan. Satu lagi kemampuan dari perangkat ini adalah tahan air. Dalam video demonya terlihat RakuRaku masih dapat menyala sembari menjalankan aplikasi TV mobile ketika direndam dalam kotak air.

Ponsel khusus manula sejatinya sudah tak lagi menjadi sesuatu yang baru di jagat ponsel. Sudah ada beberapa vendor yang merilis ponsel seperti ini. Hanya saja, sebagian besar yang dirilis masih sebatas ponsel kelas bawah dengan desain jadul, bukan masuk kategori smartphone.

Seperti contohnya Just5. Tak ada fitur dan aplikasi canggih di perangkat ini. Sebab fungsinya memang dikembalikan lagi ke kodrat sebuah ponsel, yakni sebagai alat untuk menelepon.

Meski mengusung ponsel sederhana, Just5 memiliki kemampuan khusus yang tak dimiliki ponsel canggih lainnya. Salah satunya adalah mampu mengeluarkan suara yang lebih besar ketimbang rata-rata ponsel lain.

Just5 memang ditujukan bagi para manula yang umumnya memiliki masalah pendengaran. Maka wajar saja dibutuhkan suara ekstra jika ingin berkomunikasi dengan mereka. Selain itu ada tombol darurat yang bisa diatur untuk dihubungkan dengan dokter, sanak keluarga, atau kontak penting lainnya.







Mike Portal | sumber: inet.detik.com

Love to hear what you think!