Pages

Jumat, 14 September 2012

Membuka Siapa Sebenarnya Basuki Tjahaja Purnama / Ahok

Siapa Sebenarnya Basuki Tjahaja Purnama / Ahok

Mike PortalBasuki Tjahaja Purnama semakin banyak diberitakan baik di media maupun dari mulut ke mulut. Hal ini terjadi semenjak beliau menjadi wakil dari calon gubernur Joko Widodo/ Jokowi. Untuk itu inilah sekilas mengenai siapa sebenarnya Basuki Tjahaja Purnama yang biasa di panggil Ahok itu?

Akhir2 ini 3 hal yg menjadi black campaign adalah dia tionghoa, kristen, dan liberal. Untuk menjelaskan hal ini, sangat penting untuk menjelaskan trackrecord @basuki_btp. @basuki_btp dilahirkan 46 thn lalu, anak tertua dari keluarga Kim Nam, keluarga Tionghoa yg termasyhur namanya di pulau Belitung karena dermawan. Kim Nam adalah tokoh masyarakat Belitung. Pembela masyarakat miskin,bahkan mau berhutang pada org lain, untuk memberi uang pada orang susah. Kim Nam adalah nama Panggilan ayah Basuki, selayaknya Basuki dipanggil Ahok. Nama lengkapnya adalah Indera Tjahaja Purnama. Beliau sudah meninggal dunia.

Basuki dibesarkan dengan keras, dididik agar bisa kemudian berguna bagi masyarakat belitung, tidak boleh sombong, inilah yang diajarkan Kim Nam. Basuki diwajibkan untuk selalu bersalaman dengan yg tua. Meski mereka kondisinya lebih berada di banding yang lain, basuki harus bisa bergaul dengan teman-temannya. @basuki_btp tidak dididik sebagai orang Tionghoa, tapi sebagai anak indonesia dari Kampung Manggar. Kim Nam selalu tegaskan itu padanya.

Basuki tumbuh menjadi anak yang selalu ingin tahu. Temannya semuanya anak-anak melayu dan dia bersekolah di SD negeri di desa laskar pelangi. Meski membaur, bukan berarti @basuki_btp bisa lepas dari tindakan diskriminasi karena dia adalah minoritas. Hal seperti ini tetap sering terjadi. Ketika SD, Basuki pernah dilarang menjadi penggerek bendera di sekolah ketika upacara karena warna kulitnya. Basuki kecewa, dia mengadukan hal tersebut pada ayahnya. Ayahnya, menyuruh basuki bersabar. saatnya akan tiba ketika orang terima kita, kata ayahnya. Basuki dilarang untuk berkecil hati, menurut ayahnya Basuki harus tetap berusaha terus. Tak boleh dendam.

Terkait agama, basuki juga sempat tidak di perbolehkan untuk masuk kelas agama islam, meski ia sangat ingin sekali. Semua teman-temannya bisa baca Alquran, Basuki pun ingin bisa. Namun ia disuruh pulang ketika datang ke TPA untuk belajar Alquran. Tetapi Basuki tetap tumbuh dan berkembang sebagai warga Belitung. Dia fasih berbahasa Belitung. Pergaulannya tidak menganggap dia orang lain.

Basuki adalah anak yang cerdas, dia selalu menjadi juara kelas. Tahun 1977 dia bersekolah di SMP Negeri di daerah Gantung. Menyadari potensi anaknya yang cerdas dan kondisi ekonomi yang baik, Kim Nam memutuskan untuk mengirim @basuki_btp bersekolah SMA ke Jakarta. Usaha keluarga Kim Nam memang sempat down ketika basuki kecil, bahkan Ibunya sempat bekerja menjual kue. Harapan ayahnya, Basuki bisa bersekolah menjadi dokter karena di Belitung begitu banyak orang meninggal tidak mendapat akses kesehatan. Basuki bersekolah di SMA PSKD III itulah pertama kali Ia menginjak Jakarta 31 tahun lalu. @basuki_btp bukan orang baru di Jakarta.

Namun darah muda @basuki_btp memang bergolak, dia kabur kuliah dari pendidikan dokter UKI, kemudian pindah ke teknik geologi Trisakti. Waktu berlanjut sampai akhirnya Basuki menyelesaikan pendidikan S2 dan mendirikan perusahaan di Belitung. Perusahaan basuki waktu itu akhirnya terpaksa Ia tutup karena terbentur kebijakan korup pejabat. Basuki kecewa, dia akhirnya berniat mau meninggalkan negara ini untuk berkarir di luar negeri. Namun hal ini dilarang oleh ayahnya. Basuki disuruh bertahan, petuah ayahnya waktu itu. Basuki harus bersabar, kalau tidak setuju ubahlah sendiri, jangan lari. “Orang miskin jangan lawan orang kaya, orang kaya jangan lawan pejabat.” begitu kata ayahnya. Sebagus apapun orang kaya bisa menolong orang miskin, tapi yg bisa membantu mereka secara hakiki adalah pejabat melalui kebijakannya.

Namun setelah orang tuanya meninggal, Basuki baru masuk ke dunia politik. Dia memulai karir politik dari bawah dengan partai kecil. Basuki awalnya hanya anggota DPRD Belitung Timur. Namun setahun kemudian memenangkan pilkada Belitung Timur. Sejak menjadi bupati, namanya sebagai bupati mulai dikenal di tingkat nasional. Kebijakannya brilian dan Ia adalah bupati pertama beretnis Tionghoa. Karena kebijakannya sebagai bupati, @basuki_btp di daulat menjadi tokoh yg mengubah Indonesia oleh majalah Tempo. Dia letakkan hal-hal baru sebagai pejabat.

Meski hanya 1 tahun 4 bulan saja menjabat sebagai bupati Belitung, karena  harus mengundurkan diri sebagai cagub Prov. Babel, Basuki mewariskan peninggalan-peninggalan besar. @basuki_btp sukses mengasuransikan kesehatan semua warganya. Siapapun warga Beltim, tidak perlu lagi khawatir sakit, tinggal ke rumahsakit. Dia mengecek langsung semua kebutuhan masyarakat ke lapangan dan menggodok kebijakan dengan sistem yang keras terhadap birokrasinya.

Selama menjadi bupati, Basuki tidak pernah menutup kaca ketika berada di atas mobil. Dia tak menunggu warga mengulurkan tangan, dia selalu duluan mengulurkan tangannya. Namun peristiwa diskriminasi belum juga selesai meski @basuki_btp telah terpilih menjadi bupati. Masih banyak hal-hal yang tidak mengenakkan. Awal menjadi bupati, Ia dicegah untuk tidak menjadi pembina upacara. Masyarakat tidak mau hormat sama orang China, begitu isunya.

Namun @basuki_btp memaksa. Dia tidak mau diancam-ancam sebagai pemimpin. Ia tetap ngotot mau jadi pembina upacara. “Dulu ketika SD saya dilarang jadi penggerek bendera, sekarang sudah menjadi bupati masih juga tak boleh jadi pembina. Kamu tembak juga saya rela!” tukasnya.

Basuki Tjahaja Purnama / Ahok Bersama Istri

Ketika @basuki_btp menjadi bupati, bukan masyarakat muslim yang protes dengan kebijakannya sebagai bupati. Malah umat yang seagama dengannya. Basuki dituduh tidak memperhatikan pembangunan gereja, malah mempermudah dan menyumbang pembangunan masjid2. @basuki_btp berang,menurutnya gereja tidak perlu dibantu. “Kalian saweran aja, gereja udh jadi. Kalau masjid memang harus disokong.” Jelas Basuki. Masyarakat Muslim jumlahnya 93% dan masjid butuh banyak. Gereja cuma butuh sedikit dan umat kristen lebih baik ekonominya. Selain membangun mesjid, @basuki_btp juga menaik-hajikan ustad dan ulama-ulama yang belum bergelar haji. Lebih dari 100 orang dihajikan. @basuki_btp bahkan ikut safari ramadhan ketika bulan ramadhan tiba. Meski Ia harus menunggu saja di parkiran sampai selesai.

Gubernur lah yang bolak-balik mesjid-parkiran untuk mengantarkan makanan. Tetap @basuki_btp selalu bertahan dalam safari ramadhan.

Dalam setiap kampanyenya, @basuki_btp juga tidak pernah menggunakan sembako/bagi2 duit. Dia percaya dengan kartu nama, dan nomor hp nya. Menurut @basuki_btp yang dibutuhkan rakyat adalah no. hp nya. Rakyat harus bisa menggapai dan mengakses pemimpinnya. Sebagian besar warga Belitung, mulai dari nelayan, pedagang, sampai PNS punya nomor HP Bupati. Semua hal bisa dilaporkan langsung.

Pernah ada nelayan yg melaporkan LSM yg menimbun solar subsidi di Manggar, @basuki_btp lgsung turun ke lapangan dan mengganti LSM tersebut. Ada juga pungutan liar yg dilaporkan oleh murid SMA, @basuki_btp turun dan mengusut korupsi di sekolah itu. Basuki memegang hp nya sendiri dan Ia selalu mengusahakan membantu orang yang mengeluh. Disitu Ia sadar kondisi sebenarnya dari kebijakannya. Pemimpin yang tau persis kebijakannya dirasakan rakyat atau tidak, itulah @basuki_btp. Semua bisa menggapainya.

Kampanye no HP ini tetap dipertahankan @basuki_btp di Jakarta. Yang pernah bertemu Basuki, pasti liat dia agak “sibuk” sama hp nya. Jika masih ada yang mempertanyakan Pak @basuki_btp tidak akan adil karena berlatar belakang agama minoritas. Berarti dia belum mengenal siapa Basuki.

Nah, ada yg menarik lagi. Sebagian bilang ini kelebihan, sebagian ada yg blg ini kekurangan. Yaitu, Pak @basuki_btp ini bicaranya ceplas-ceplos. Silahkan liat Youtube Pak Basuki sebagai anggota DPR. Ucapannya cepat, tegas, dan emosional. Dia org yg tak sanggup menyembunyikan kegelisahannya. Namun seringkali karena kecepatannya itu, omongan Pak Basuki sering diputarbalikkan dan dipotong-potong sehingga salah arti. Masih ingat cerita tentang ayat-ayat konstitusi kemarin? Itu hasil putarbalikkan dari tetangga kita tercinta. Jika dilihat keseluruhan maksud Pak Basuki lebih dari itu. Harus diingat Pak @basuki_btp adalah seorang nasionalis sejati. Dia mengedepankan persatuan n kepentingan nasional dan menepikan SARA.

Sebagai pejabat negara, pemimpin memang harus patuh kepada undang-undang/ ayat-ayat konstitusi. Dia harus berjalan dalam koridor hukum, harus bersih dan transparan. Karena ayat-ayat agama kedudukannya jauh lebih tinggi kedudukannya sehingga sudah seharusnya dijalankan. Kita tidak bisa memakai ayat-ayat agama dalam menjalankan hukum di negara oleh karena itu hukum konstitusi harus di tegakkan.

Inget waktu itu tim nya Foke mencoba merapat ke Ahok untuk dijadiin wakilnya. Gue blg “Aku gamau dukung bapak kalo jd wakilnya Foke”. Nono Sampono waktu itu juga merapat ke Ahok untuk dijadiin wakilnya. Karena Nono tau sekali track record Ahok kayak gimana. Namun Ahok menolak. Sebelumnya, calon Independen juga dukung Ahok maju gubernur dengan dukungan massanya. Tapi itu orang deklarasiin sendiri bareng anaknya alm.pelawak. Akhirnya ketika bertemu dengan Jokowi, Ahok merasa satu visi& track recordnya pun sama ketika di Belitung & Solo. Majulah mereka berdua. Perfect!

Oleh karena itu jangan pernah memandang sebelah mata wakilnya Jokowi ini, mereka sama-sama bagus dan egaliter. Insya Allah diamanatkan wujudkan Jakarta Baru. Untuk masalah agama, Ahok tidak pernah mempermasalahkan. Dia prioritaskan sesuatu sesuai dengan kondisi. Ahok sangat menghormati semua agama. Omongan Ahok mengenai ayat2 suci di pelintir banyak org. Mereka nggak ngerti maksud Ahok itu apa. Yang nggak diinginkan Ahok adalah, ketika seorang pejabat disuruh bayar pajak dia berlindung pada ajaran agama tertentu. Dan ketika dipenjara berlindung pada konstitusi. Maka dari itu ayat2 suci tidak bisa digabungkan dengan konstitusi.

Percaya atau tidak, Ahok gak punya mobil. KPK pun tidak percaya. Itu kenapa? Karna Ahok lebih suka menolong orang dibanding beli untuk pribadinya. Mengenai kepemimpinan Ahok di Belitung, salah satu Kyai besar disana membandingkan Ahok dengan si “pengacara” dari babel juga. Inisial Y. Kyai itu bilang “Ahok biarpun Kristen, orang-orang Belitung pada dinaikin haji. Kalo si Y yg diberangkatin hanya keluarganya. Ahok sgt cinta rakyat!”

Ahok tidak membedakan orang, timses lawan politiknya di Belitung ada yg memiliki kinerja bagus dijadikan bagian dari jajaran pemerintahannya. Teringat ketika gue ke belitung, ada seorang pendeta yang datang menemui Ahok. Intinya ingin meminta sumbangan berupa mobil. Mobil itu konon katanya dipakai untuk antar jemput jemaat. Waktu itu pembicaraan Pak Ahok dan pendeta didepan saya. Ahok langsung menolaknya. Karena yang Kristen di desa Gantung (desa Ahok) hanya sedikit dan jaraknya sempit. Kalo tiap minggu ke gereja kata Ahok masih bisa jalan kaki. Si pendeta gak terima dan marah-marah ke Ahok sambil bilang “Kamu hanya sumbangkan ke masjid-masjid saja, agamamu tidak disumbang”. Ahok jawab ; “Aku sumbangkan gereja juga, Tapi tidak banyak karena disini mayoritas lebih banyak yang memakai mesjid”. Pendeta pun pulang.

Besoknya gw dkk ijin sama Pak Ahok untuk wawancara masyarakat Belitung mengenai dia. Pak Ahok bilang “Kalau mau wawancara ditempat yang milih saya dikit. “Karna kalau kalian wawancara ditmpt saya menang, pasti baik semua”. Akhirnya kita ketempat yang sedikit pilih Ahok. Dalam perjalanan, gue berfikir pasti jelek-jelek nih yang bicara tentang Ahok. Dugaan gue melesat, semua mengakui Ahok padahal dulu gak nyoblos Ahok.

Beruntung, sekarang Jakarta dapat giliran berikutnya yang akan diubah oleh Ahok. DKI Jakarta jangan sampai hilang kesempatan emas ini. Saya ngetwit ini tidak dibayar, dikasih hadiah apalagi dijanjiin dikasih jabatan. Saya ingin negara ini berubah, keadilan sosial merata. Tiap hari bantu Ahok saya tidak dibayar, saya dkk simpati terhadap kinerjanya. Saya hanya bisa membantu dana untuk Ahok melalui jualan kemeja. Semua keuntungan saya serahkan untuk kampanye JB, walaupun capek tapi saya dkk puas menolong orang yang memang pantas ditolong. Pesan saya : Jika ada suatu kesempatan ikt serta dalam memperbaiki bangsa, buktikan! Mari wujudkan Jakarta Baru.

Penulis Fitra Elnurianda

131 komentar:

  1. Balasan
    1. Masih pikir dulu lah pemimpin muslim masih banyak berkwalitas,lagi kami muslim dianjurkan memelih muslim.kalau tidak kami akan diminta pertanggungan jawab nya kelak diakhirat.

      Hapus
    2. Kamu cocoknya jadi pemimpin kelurga aja... gak cocok jadi pemimpin msyarakt....

      Hapus
    3. تصرف الامام منوط بالمصلحة

      Hapus
    4. Kamu cocoknya jadi pemimpin kelurga aja... gak cocok jadi pemimpin msyarakt....

      Hapus
    5. jangan menganggap dirimu lebih baik dari yg lainnya!!!

      Hapus
  2. Ente pas jadi jurnalis n pertahankan juga nasionalisnya, titip promo blog ane; yosepotto.blogspot.com slamat bjuang!

    BalasHapus
  3. Tulisan yg sangat mencerahkan, karena memang Indonesia sangat butuh pemimpin2 yg jujur dan tidak munafik dgn dalil agama. Kami cinta negri ini tapi kami kecewa dgn pemimpin2 terdahulu yg tidak banyak berbuat tapi banyak bicara dan hanya mementingkan kepentingan pribadi dan golongannya saja. Baru kali ini kami merasa di perhatikan dan dipimpin. Walaupun banyak cacian dan hujatan namun lebih banyak cinta dan rasa menghargai untuk Pak Jokowi dan Pak Ahok. Semoga Tuhan memberikan umur yg panjang dan berkahnya dalam memimpin Jakarta ya pak.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Setelah perbaiki jakarta . Kami ingin jokowi dan ahok perbaiki bangsa indonesia . Kami siap dukung .

      Hapus
  4. Yg memusuhi ahok pasti para koruptor yg lahan mrk cari makan akan ditertibkan. Dukung ahok

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul. Saatnya jakarta baru. jakarta yg aman dan tertib,
      Jakarta yg mendapat pelayanan pemerintahan dg baik.
      jakarta yg masyarakatnya berdaya!

      Hapus
    2. betul...pasti yg ribut para koruptor dan para oknum yg selalu pungli-in para pedagang kaki lima di tanah abang...085362689933 medan

      Hapus
  5. Masyarakat yg bodoh pasti akan memilih pemimpin berdasarkan suku dan agama. Hanya krn emberl2 haji mrk lantas percaya. Pdhl faktanya haji2 di negara sini justru rata2 koruptor

    BalasHapus
    Balasan
    1. kontol babe lu korengann..

      Hapus
    2. Pengemplang BLBI
      rugikan negara ribuan triliun
      haji semua ya ?

      Hapus
  6. Saya suka dengan Ahok krn jarang sekali pemimpin di negeri ini tegas dan berani bukan hanya bisa prihatin no action talk only

    BalasHapus
  7. Ahok adalah pemimpin indonnesia masa depan

    BalasHapus
  8. Jgn terlalu memuji n memuja...nanti bakal kecewa...moga2 aja benar smua cerita kebaikan ahok ini....jgn nantinya baru keliatan tanduknya...

    BalasHapus
  9. Bersihklan tanah abang dr preman2 partai lain hok...kembalikan herculas ke tanah abang...hidup ahok, prabowo, hercules...jayalah gerindra!!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Berak lah prabowo

      Hapus
    2. Yg muslim blm tentu baik akhlaknya dan banyak yg muslim zalim perbuatannya

      Hapus
    3. Nugraha suparna:yg non muslim jg belum tentu baik ahlaknya,pelaku krjshatan bisa dilakukan siapa saja yg tidak kuaat iman,pengemplang duit blbi triliunan apakah muslim

      Hapus
    4. Nugraha suparna:yg non muslim jg belum tentu baik ahlaknya,pelaku krjshatan bisa dilakukan siapa saja yg tidak kuaat iman,pengemplang duit blbi triliunan apakah muslim

      Hapus
  10. Sbgi warga negara yg baik,kami hanya bisa mendoakan spy apa yg di cita2kan dan di harpakan bagi negri ini akan terwujud..GBU Jokowi and Ahok

    BalasHapus
  11. Baru tau tanah abang bukan daerah kekuasaan hercules lg, tp preman2nya lulung. Bakal seru nih. Prabowo kbrnya bakal pasang badan.

    BalasHapus
  12. Good luck 4 ahok.. Smga masalah jkt bs cpt teratasi.. Luph u full ahok

    BalasHapus
  13. Maju terus Ahok.....

    BalasHapus
  14. Setelah ini, mari wujudkan Indonesia Baru... Biar negara ini ga bobrok terus..

    BalasHapus
  15. Maju terus.... dukung Indonesia baru....


    Bluxygurl.blogspot.com

    BalasHapus
  16. Mantap..semoga Pak Ahok mendapatkan hidayah dr Allah swt agar beliau menjadi muslim..karena bagaimanapun bagusnya beliau syariat islam tidak memperbolehkan seorang yang non muslim untuk memimpin orang-orang muslim..aamiin ya rabbal'alamiin!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Indonesia bukan punya 1 agama aja om, jgan terlalu egois.

      Hapus
    2. Putra banel, lelihatan sekali punya pemikitan yg picik...!!!!

      Hapus
    3. Ini yang dibilang artikel di atas, "berlindung dalam ajaran agama". Apakah jaminan seorang pemimpin muslim yang sesuai syariat akan membawa kebaikan? Permata biar keluar dari mulut anjing sekalipun akan tetap permata. Gak usah bawa-bawa hidayah, Pak dan gak usah memaksa orang untuk ikut jadi muslim hanya untuk jadi pemimpin.

      Hapus
    4. gukgukgukguk....banyak bacot lo njing

      Hapus
    5. Hari gini masih ngomongin mana agama lebih baik..semua sama dimata gue..gue punya temen banyak buddha, banyak muslim, banyak katholik, n kristen sana hindu..semua tergantung individu..gue kristen, n gue gak peduli kalo pemimpin gue muslim asal dia bener jalanin pemerintahannya..so jangan bawa agama2 lagi.sekarang harus open minded

      Hapus
    6. andai pemimpin negri ini yang beragama Islam bisa menjadi contoh bagi kaum minoritas, mungkin ketulusan Ahok sebagai pemimpin tidak akan terlihat menonjol. Jadi pakai kaca cermin dahulu y.

      Hapus
    7. Ketuhanan yang amaha kuasa .. sila pertamaa .. ketuhanan di atas segala golongan agama .. itulah konsep sejati bangsa ini.. inilah bangsa yang ku kenal

      Hapus
  17. Layang-layang yang baik adalah ketika diterpa angin akan semakin naik. Tidak heran Ahok akan direcokin sama "orang-orang nga bener" yang tidak suka dengan kebijakan Ahok. Terpaan orang yang amanah memang tidak ringan. Maju terus, kebaikan tidak pernah surut dan kalah dengan "ketidak-baikan".

    BalasHapus
  18. Hebat, maju terus om ahok

    BalasHapus
  19. Saya pikir ahok adalah seorang "muslim" dalam arti kata sebagai orang yg selamat karena MENJALANKAN syariat/kaedah yg dianjurkan islam hingga bisa terasa faedahnya dalam kehidupan sehari hari, bukan orang yg hanya mengakui dan mengetahui syariat tsb (seperti kebanyakan orang islam).

    Saya setuju sekali islam memang melarang memilih pemimpin yg bukan dari golongan islam, tetapi indonesia bukan negara islam. Kita sebagai kaum muslimin mempunyai pemimimpin agama sendiri (yg dikotak kotakan kedalam beberapa aliran dan mahzab). Kita sebagai orang yg beragama islam harus mengikuti fatwa dan aturan yg pemimpin agama kita anjurkan terutama dalam hal tata cara beribadah. Namun sebagai warga negara indonesia kita juga harus tunduk pada aturan para pemimpin yg telah kita pilih, terutama dalam hal tatacara berkehidupan sosial (meskipun dlm islam juga sudah ada aturannya, ini seharusnya jd lebih mudah buat kita).

    BalasHapus
    Balasan
    1. Setuju sekali, mas Dada. Bhinneka tunggal ika, berbeda2 tapi tetap satu jua. Mari kita bersatu tanpa memandang ras dan agama untuk memajukan negara kita tercinta.

      Hapus
    2. Sy suka pendapat anda...smoga banyak org berpikiran seperti anda

      Hapus
    3. Mas dada, saya sangat setuju pendapat anda. Pemikiran terbuka seperti inilah yg bisa mengubah indonesia ke depan...!!!

      Hapus
    4. ini video bagus http://www.youtube.com/watch?v=jssm9TbGnu4

      Hapus
    5. Mas Dada, Sekarang Jakarta Baru...
      Jika Jokowi dan Basuki berhasil....
      Mari kita Songsong INDONESIA baru...
      INDONESIA BARU, MACAN ASIA yg sesungguhnya...

      Hapus
  20. Maju tak gentar membela yg benar...

    BalasHapus
  21. bagus pak Ahok!
    semoga bapak selalu mendapat perlindungan dari Tuhan YME

    BalasHapus
  22. Deni Mohamad Tajudin1 Agustus 2013 pukul 16.57

    Sekarang udah bukan jamannya lagi memandang orang dari suku, agama dan ethnic. Sekarang kita harus mulai untuk menilai segala suatu secara objective dari karya dan hasil kerjanya demi terciptanya perdamaian, kedamaian dan kesejahteraan masyarakat.

    BalasHapus
  23. Karakter Bpak Ahok inilah yang bisa merubah wajah Indonesia... Jadilah "Ikan Salmon" Pak Ahok Berani melawan Arus, Namun Salmon jualah ikan Terbaik dan Termahal

    BalasHapus
  24. Indonesia memang aneh, Ada anak Indonesia yang bersih dan jujur malah direcokin,mudah-mudah sifat dan itikad Ahok banyak ditiru pejabat-pejabat dan para begundal yang sudah merusak negeri ini.......Keep Going Ahok...Maju terus

    BalasHapus
  25. Sudah saatnya Indonesia merubah sikap terhadap memilih pemimpin yang sesuai. Apakah seorang yang bukan muslim tidak bisa memimpin? Apakah seorang yang bukan muslim tidak bisa mengembangkan Indonsia. Peraturan undang undang sudah saatnya di revisi ulang demi kemajuan Indoonesia. Kita musti ingat, bahwa Indonesia adalah negara ke empat yang populasinya terbanyak di dunia. Ahok adalah salah satu contoh yang baik, dan saya yakin di antara 200 juta lebih penduduk di indonesia, kalo kita bisa merubah mentalitas indonsia yang selalu melihat agama dan ras, pasti bisa menemukan "Ahok" dari sabang sampe merauke.

    BalasHapus
  26. Smg rasa prustasi tidak membuat umat Islam kehilangan identitas diri dengan hanya melihat figur2 secara sepotong2. Amiin. Mari membuat perubahan dr hal terkecil dr diri kita sendiri dgn realitas bahwa resiko mayoritas mudah tampak hal buruknya, sebaliknya dgn minoritas. Kita terlalu luar biasa utk berhenti di pinggiran dan melihat sebuah keramaian, lalu terbuai oleh lamunan tt keindahan apalagi oleh opini yg syarat muatan politik.

    BalasHapus
  27. Mau apapun agamamu, ga penting..yang penting adalah aksimu.. Maju terus pak Ahok.. saya akan nyusul..

    BalasHapus
  28. Beginilah kita diperdaya media...seakan-akan agama tidak penting...Astaghfirullah.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Agama penting Mas/Mba, tp harus pada tempatnya juga...

      Hapus
    2. Agama penting , tp Tuhan ga ngelarang kita / mereka u/ berbuat yg baik kan;) ambil sisi positif sj

      Hapus
    3. Untukku Tuhan lebih penting dari agama, Tuhan mengasihi semua ciptaanNya, agama adalah cara manusia untuk berelasi dengan TuhanNya,,, sangat pribadi, merupakan hak asasi manusia. Relasi antara manusia, bagaimana manusia memperlakukan manusia lain dipertanggungjawabkan secara pribadi kepada Tuhannya. Salut kepada pa Ahok!

      Hapus
    4. harusnya bilang asstafiruloh bukan untuk berita bagus kaya gini. harusnya untuk si A Mantan ketua HIMPUNAN MAHASISWA ISLAM yang diputuskan 8 tahun penjara karena korupsi.
      label agama memang penting untuk cuci dosa... asstafirruloh...

      Hapus
  29. Mungkin memang Ahok bukan muslim, tp apa yg dia lakukan adalah ke arah rahmatan lil alamin
    ga banyak (bahkan yang mengaku muslim) yang melakukan seperti apa yang Ahok lakukan.

    BalasHapus
  30. masyarakat indonesia masih banyak yg "buta" dalam artian tidak bisa melihat mana yg baik dan benar..
    semoga dengan ada'nya ahok dapat membuktikan bahwa etnis tionghoa yg selama ini di "minoritaskan" karena dianggap tidak nasionalis dapat membuka mata mereka..

    sebagai warga negara indonesia kita harus berpikir dan melihat sebagai suatu kesatuan dan bukan'nya hanya memihak kepada kepentingan satu "golongan" saja..
    banyak'nya cibiran kepada ahok dan juga jokowi adalah dari segelintir orang yg saat ini tdk dapat melanjutkan aksi2 "korupsi dan mafia'nya" sehingga mereka terusik..

    sudah saat'nya indonesia berubah bukan hanya jakarta, tapi juga semua daerah yg ada di indonesia..
    sudah waktu'nya mereka melihat bahwa bukan hanya golongan "tertentu" yg berhak memimpin indonesia tetapi semua orang yg memiliki kemampuan serta akuntabilitas bisa..
    buat apa memilih yg "mayoritas" kalau ternyata tidak bisa berbuat apa2 lebih baik memilih "minoritas" tetapi bisa membuat kemajuan buat bangsa dan negara kita indonesia..

    agama hal yg penting untuk landasan hidup manusia tettapi tidak bisa dijadikan dasar dalam memimpin negara..
    karena indonesia bukan negara agama dan di indonesia terdapat bermacam-macam agama..

    BalasHapus
  31. jah...malah bahas agamanya ahok, gmn indonesia mau maju klo orang2nya masih terjebak ngurusin perbedaan?? mending klo perbedaan pendapat..yg di bahas masih perbedaan keyakinan n agama, padahal agamanya gak pernah mengajarkan untuk membesar2kan perbedaan, sampai di tegaskan dengan "untuk mu agama mu, untuk ku agama ku."

    Sudah lah,,fokus pada tujuan...bukan pada perbedaan!

    BalasHapus
  32. Hebat yah si Ahok. Smg dg adanya tulisan ini bnyk melahirkan Ahok2 yg lain. Utk yg pengen perbaikan taraf hidupnya, silahkan baca ini http://www.dBCN-KerjadiRumah.com/?id=meithasarapung

    BalasHapus
  33. An atheist was seated next to a little girl on an airplane and he turned to her and said, "Do you want to talk? Flights go quicker if you strike up a conversation with your fellow passenger."


    The little girl, who had just started to read her book, replied to the total stranger, "What would you want to talk about?"

    "Oh, I don't know," said the atheist. "How about why there is no God, or no Heaven or Hell, or no life after death?" as he smiled smugly.

    "Okay," she said. "Those could be interesting topics but let me ask you a question first. A horse, a cow, and a deer all eat the same stuff - grass. Yet a deer excretes little pellets, while a cow turns out a flat patty, but a horse produces clumps. Why do you suppose that is?"

    The atheist, visibly surprised by the little girl's intelligence, thinks about it and says, "Hmmm, I have no idea." To which the little girl replies, "Do you really feel qualified to discuss God, Heaven and Hell, or life after death, when you don't know shit?"

    And then she went back to reading her book.

    ga usah bahas agama. kalau tidak tau etika moral!!!!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Brilliant, mas/mbak. Stright To the point dan sangat pas mengena....!!!!

      Hapus
  34. Bangsa yang cerdas adalah yang memilih pemimpin berdasarkan pandangan orang benar2, punya pribadi yang baik, tanpa melihat perbedaan SARA. Hanya orang berpikiran dangkal yang mengkotakan, membuat jurang perpecahan. Indonesia ini plural dan multi etnis. Bahagianya jika saling menghargai dan menghormati. Seandainya seluruh pemimpin dan wakil2 negeri ini berjiwa seperti Jokowi dan Ahok. Semoga...

    BalasHapus
  35. Kata Alkitab: Setialah pada perkara2 kecil, maka perkara2 yang lebih besar akan ditambahkan. Mulai dari Belitung yang kecil, ke Jakarta yg lebih besar dan-semoga-Indonesia yang jauh lebih besar. Bravo, Ahok! We're all standingby behind you for a greater Indonesia!

    BalasHapus
  36. Lho?, yg bagian mengundurkan diri untuk jabatan yg lebih tinggi gak dibahas ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semua ada waktunya mas/mba,, beliau masih bisa lihat blitung dari jauh,, jakarta perlu beliau sekarang, mungkin Indonesia kelak.

      Hapus
  37. Bagian pengunduran diri utk jabatan lbh besar itu sangat benar, tp ingat utk karya lebih besar pula. Berpikir agak luaslah saudara...

    BalasHapus
  38. Maju Terus pak Ahok!! Tuhan memberkati.Indonesia msh termsk negara berkembang yg notabennya terbelakang, karenaaaa msh banyak org2 yg pemikiran ndeso + sempit!! Kapan ya pada sadar kalau Indonesia tuh bukan negara Islam, jd tdk menggunakan Hukum Agama,, ini benang merah yg membuat negara kita bodoh!! Wong mau dipimpin ke arah lebih baik kok malah agama molo yg dipikirkan!! Memangnya Pak Ahok mengajak rakyat utk pindah kristen??? Ngga kaann???? Please deh berpikirlah lebih luas contoh lah negara2 maju ambil yg baik2nya saja!! Agama hanya alat komunikasi antara pribadi manusia dgn Tuhan!!

    BalasHapus
  39. apa kabarnya perampok BLBI??

    BalasHapus
  40. Jakarta perlu pribadi-pribadi sekelas Ahok. Tx for sharing

    BalasHapus
  41. Siiip la..........lanjauuuuut!

    BalasHapus
  42. Siplah... tapi apa ya jaman dulu sudah ada TPA? keliatan banget ngarangnya hahaha....

    BalasHapus
  43. aku suka artikel ini. sy mendukung pa ahok. mg mereka d luar sana lebihh terbuja setelah membaca ini

    BalasHapus
  44. Ahok akan membawa Indonesia menjadi negara tertib hukum & tertib sosial spt Singapura & Malaysia. Jika tdk ada figur pemimpin yg berani menegakkan aturan yg berlaku di suatu negara, maka kekacauan, anarkisme sosial & premanisme kelompok akan mengantikan peran pemimpin negara yg lemah tsb. Jokowi - Ahok tdk di ragukan lg dpt mengantarkan Indonesia menjadi macan Asia. Dukung jadi RI 1. Jangan biarkan segelintir manusia bermental korup berprovokasi mengunakan isu SARA & sentimen lokal utk menjerumuskan segenap bangsa Indonesia ke jurang derita & kekacauan sosial. Mentalitas pemimpin yg baik & benar adalah tdk sekedar berbasa basi atau seremonial belaka. Pembenahan segara lini kehidupan & pemberlakuan tertib sosial mmg kadang menuai gesekan, tp hal itu tidak boleh berhenti, krn kesadaran segintil masyarakat kdg hrs di gerakkan dgn cambuk. Aturan Tetap harus di tegakkan walau langit runtuh !!!

    BalasHapus
  45. Mudah2an bukan kebablasan,krn akhir2 ini byk kejadian warga china merasa memiliki daerah tertentu dimana di daerah tsb warga pribumi ditekan pdhal ada sekolah, rumah sakit yg fasilitas umum, sgt rasial,dan merasa ada yang membela yaitu ahok.

    BalasHapus
  46. Kalau presiden milih siapa? Rhoma irama sih boleh juga, jambang nya oke

    BalasHapus
  47. Coba semua pemimpin yg ada di Indonesia tercinta ini kaya Ahok, bakalan maju Indonesia melebihi negara Amrik and cina.

    BalasHapus
  48. Ahok, pemimpin yang kompeten dan berintegritas

    BalasHapus
  49. Jadi pemimpin sejati itu sangat tidak mudah, selain bawaan lahir juga perlu kondisi tekanan batin, beban duka dan linangan air mata, agar bisa dibuktikan perbuatan dan teladannya. Mereka yg gak suka pemimpin sejati itu karena mereka iri gak bisa meniru teladannya. Kenapa ? karena mereka pada dasarnya belajar agama masih permukaannya saja, belum mendalam bahkan salah mengerti arti sebenarnya. Atau mungkin ada trauma masa lalu yg di dramatisasi oleh hal lain.

    BalasHapus
  50. Kebenaran Allah dapat diwujudkan melalui siapa pun....yang penting membawa keadilan bagi orang2 kecil dan berpihak kepada kejujuran. Agama mu tidak membawa mu ke surga...tapi apa yang kau imani yang dilakukan itulah yang di inginkan....

    BalasHapus
  51. Muslim memang tdk boleh memilih pemimpin selain muslim..ini jakarta bung..dy pemimpin jakarta bkna pemimpin agama...ahok bagus untuk memimpin jKarta

    BalasHapus
  52. Gw merinding klo baca apapun sputar ahok.. nge fans bgt gw sama beliau.. panjang umur ahok dan jokowi !

    BalasHapus
  53. Coba JKW sabar tunggu 5 tahun jadi Gubernur, trus JKW - BTP maju jd Capres & Cawapres. Di jamin ngga ada lawan dahhh...

    BalasHapus
  54. "Kalau tidak setuju ubahlah sendiri,jangan lari" (y)

    BalasHapus
  55. Yang penting teruslah berbaik sangka dan tidak berburuk sangka...terkadang orang non muslim lebih muslim dari pada yg muslim...tempatkan agama pada tempatnya dan jgn menjual agama demi politik dan kekuasaan

    BalasHapus
  56. NO SARA!! Kami etnis tionghoa emg nggk selalu benar tapi jangan sudutkan kami. Salah satu dari kami ingin merubah indonesia ke arah yang positif, tidakkah kalian sadari? Percuma ada bhinneka tunggal ika tp kalian masih kayak gini-_- indonesia negara beragama tapi bukan cuma islam. Jd jikapun ada syariat islam yg mengatakan tdk boleh pmrnth non islam semestinya tdk diberlakukan di indonesia. Kami segenap etnis tionghoa dan agama agama di seluruh indonesia sangat MENGERTI tentang larangan larangan agama karena kami jg beragama TAPI tidak shrsnya dimasukkan ke politik pemerintahankan kan? Kalian jg pasti diajarkan utk tidak menolak rejeki bukan? Dan Ahok bisa dibilang penjelmaan rejeki utk membangun indonesia yg damai sejahtera. Hargai dia, jangan mempersulitnya. Tapi yang 1 saya percaya, NIAT BAIK AKAN MENGALAHKAN YANG JAHAT!! Tak peduli siapa yg jahat dan yg baik. Smg indonesia dipimpin oleh seorang yg bijaksana adil baik jujur

    Sekian, komen saya.
    Maaf jika menyakitkan hati/menyinggung kalian, ini hanyalah pendapat dari saya seorang manusia yg tidaklah sempurna

    BalasHapus
  57. Siapapun namanya, agamanya, rasnya.. Semua itu ga penting... Yang paling penting mempunyai jiwa nasionalis yang tinggi dan sangat mencintai Indonesia. Karena itulah yang akan jadi pondasi Indonesia untuk maju. "Bangga Indonesia"

    BalasHapus
  58. awesome tread..agama itu jangan lah di persoalkan.karna indonesia negara yang multikultural,jadi gak butuh pemimpin dari agama mayoritas tapi kinerja nya buruuk,tukang korupsi dan menindas kaum miskin,hukum indonesia ini harus di tegakan jangan tajam kebawah saja tapi tumpul ke atas.
    YANG PENTING PEJABAT ITU BISA BEKERJA,JUJUR,DAN TANGGUNG JAWAB,WALAU DIA DARI KAUM MINORITAS SEKALIPUN BILA MEMPUNYAI KRITERIA DIATAS,MAJU TERUSS.

    BalasHapus
  59. Menjadikan jkt kota metropilitan modrn dan nyaman tantangannya 10 x dari bupati blitung. Jd usaha kerasnya harus 10 x kebih keras dan tantangannya 10 x lebih kuat. Ahok hrs memiliki strategi khusus. Jgn sama waktu jd bupati

    BalasHapus
  60. Ahok ..maju terus..jangan gentar,kebenaran tetap diatas kebenaran.

    BalasHapus
  61. Brilian...tetap semangat dan terus maju Pak ...

    BalasHapus
  62. wah, anda ini adalah penggemar ahok, saya salut, krn anda bisa membantu mengeluarkan tenaga.
    saya hanya bisa ikut berdoa semoga beliau tetap sehat dan berhasil dalam tugasnya,
    :)

    BalasHapus
  63. semoga perjuangan Ahok terus berlanjut , membangun dan mensejahterakan rakyat, dan tidak mudah putus asa, walaupun rintangan besar selalu menghadang beliau, maju terus dan percayalah Tuhan akan selalu disampingmu dan menopangmu, tak akan dibiarkan NYA umat NYA sengsara

    BalasHapus
  64. Katany kita percaya tuhan itu esa,,jgn dipersoalkan..klo pemimpin dlm ritual agama itu memang wajib yg seiman,,tp yg kita cari ini pemimpin kenegaraan..kita hidup di wajibkan bertoleransi pd sesama..semua agama menyerukan hal itu..
    Soal pemimpin kita hrs seleksi yg terbaik dr yg terbaik..selama blm ad yg lbh baik dr yg terbaik,mari kita dukung yg ad,krn kinerjanya cukup baik sampai saat ini..
    Kita ingin liat negara maju,mari bersatu dan bersama2 krj tuk masa depan anak cucu kita..

    BalasHapus
  65. Cuma baca baca aja dan tulisannya cukup bagus..klo politik dan lainnya ga ikutan

    BalasHapus
  66. Salam dari sulawesi buat penulis,,,,super sekali,,,tidak ada diskriminasi dimata ahok,,,calon pemimpin Bangsa yang pantas bagi Negeri kita tercinta

    BalasHapus
  67. Bagi saya Pak Ahok bisa menjadi warna dalam negara kita, karena warna ini bisa menjadikan indonesia lebih baik. Cuma yang perlu disayangkan adalah pak ahok tidak mau mengikuti prosedur dan peraturan. Sehingga berakibat banyaknya kesalahan prosedur. Hal ini terlihat setelah beliau ditinggal pak jokowi, banyak sekali permasalahan timbul. Mungkin niat beliau bagus tp karna tidak sesuai peraturan maka terjadi kesalahan2 dalam pelaksanaannya. Contoh reklamasi dan RS sumber waras, ini bisa menjadi bumerang fatal ke beliau, tanah RS tersebut sangat terburu2 tanpa adanya analisa yang mendalam. HGB RS. Tsb akan habis 2016, dan tanpa apraisal maka dasar penetapan harga tanah tsb sangat lemah. NJOP bukan dasar dalam penentuan nilai jual beli tanah (coba baca peraturan) dengan appraisal maka akan dilakukan analisa dan didapatkan harga sebenarnya. Kemudian penyerapan anggaran yang rendah, hal ini disebabkan kurangnya kontrol dalam penetapan RKA APBD ataupun APBDP, setelah dilakukan audit baru Pak Ahok konsen pada RAPBD 2016. Padahal seharusnya di APBDP2015 beliau bisa melakukannya. Sikap anti kritik ini yang bisa menjerumuskan beliau karena bawahan akhirnya akan Asal Bapak Senang.. semoga next pak ahok bs lebih bijaksana dalam menerima kritik dan lebih memahami prosedur

    BalasHapus
  68. Apapun ras n agamanya, bahkan sekalipun dia seorang atheis, klo bekerja seperti ahok, pasti gw pilih! Moga2 ahok menang lgi DKI1 2017.

    BalasHapus
  69. Sallut gua.jd mrinding bacanya..

    BalasHapus
  70. Belum ada yang muncul ke permukaan seperti ahok... Ataukah memang ahok adalah satu-satunya yang terbaik.

    BalasHapus
  71. Belum ada yang muncul ke permukaan seperti ahok... Ataukah memang ahok adalah satu-satunya yang terbaik.

    BalasHapus
  72. Semoga Ahok jadi inspirasi bagi pejabat yang lain...

    BalasHapus
  73. Pemimpin Harus tegas Mengambil tidakan demi Kebenaran Untuk Perbaikan di segala bidang..

    Orang asal tionghoa yang dirinya sudah merasa dirinya menjadi orang Peribumi Ok.

    BalasHapus
  74. Pak Ahok..2017��������

    BalasHapus
  75. pencitraan anjing kapir..ci nb a bangsyat

    BalasHapus
  76. pencitraan anjing kapir..ci nb a bangsyat

    BalasHapus
  77. pencitraan anjing kapir..ci nb a bangsyat

    BalasHapus
  78. Semoga yg sampaikan Anda adalah sesuatu hal yg nyata, jika iya maka Ahok patut dicontoh..... Tp jgn terlalu berharap, karna siapa tau tanduknya kluar saat udah diatas. Seperti mbuat peraturan : org tionghoa berhak mjadi penjabat, org tionghoa diharapkan lbih memajukan indonesia dll. Ini nanti indonesia lama 2 dikuasai tionghoa....tp ini cuma hiposensis kok. Moga aja enggak. Good blog.... (Y)

    BalasHapus
  79. silahkan pilih itu hak pribadi masing2.. tpi yg jelas islam wajib memilih pemimpin dari golongan nya karna dalil nya jelaz...allah tidk akan peringatkan kalau tak ada mksd dri ayat trsbut. dlm al-qur,an pun dijelskan btpa bnyak pemimpin yg non islam yg bisa mensejahterakan rakyat nya namun iya non islam maka laknat di turunkan..

    BalasHapus
  80. Tak memandang ras, tak memandang agama. Jika itu bisa membuat indonesia dan rakyat nya lebih baik kenapa tidak? Sangat patut untuk dicontoh oleh pemimpin2 daerah lain. Saya berharap suatu saat pak ahok bisa jadi presiden.

    BalasHapus